Ragam Budaya “Budayaku Jati Diriku”

     Indonesia adalah Negara Kesatuan yang penuh dengan keragaman. Indonesia terdiri atas beraneka ragam budaya, bahasa daerah, ras, suku bangsa, agama dan kepercayaan, dll. Namun Indonesia mampu mepersatukan bebragai keragaman itu sesuai dengan semboyan bangsa Indonesia “Bhineka Tunggal Ika” yang berarti berbeda-beda tetapi tetap satu jua. 

   Keragaman budaya atau “cultural diversity” adalah keniscayaan yang ada di bumi Indonesia. Keragaman budaya di Indonesia adalah sesuatu yang tidak dapat dipungkiri keberadaannya. Dalam konteks pemahaman masyarakat majemuk, selain kebudayaan kelompok sukubangsa, masyarakat Indonesia juga terdiri dari berbagai kebudayaan daerah bersifat kewilayahan yang merupakan pertemuan dari berbagai kebudayaan kelompok sukubangsa yang ada didaerah tersebut. Dengan jumlah penduduk 200 juta orang dimana mereka tinggal tersebar dipulau- pulau di Indonesia. Mereka juga mendiami dalam wilayah dengan kondisi geografis yang bervariasi. Mulai dari pegunungan, tepian hutan, pesisir, dataran rendah, pedesaan, hingga perkotaan. Hal ini juga berkaitan dengan tingkat peradaban kelompok-kelompok sukubangsa dan masyarakat di Indonesia yang berbeda.

Budaya secara umum dapat dibagi menjadi dua macam yaitu :

  1. Budaya Daerah adalah suatu kebiasaan dalam wilayah atau daerah tertentu yang diwariskan secara turun temurun oleh generasi terdahulu pada generasi berikutnya pada ruang lingkup daerah tersebut. Budaya daerah ini muncul saat penduduk suatu daerah telah memiliki pola pikir dan kehidupan sosial yang sama sehingga itu menjadi suatu kebiasaan yang membedakan mereka dengan penduduk – penduduk yang lain. Budaya daerah sendiri mulai terlihat berkembang di Indonesia pada zaman kerajaan – kerajaan terdahulu.
  2. Budaya Nasional adalah gabungan dari budaya daerah yang ada di Negara tersebut. Itu dimaksudkan budaya daerah yang mengalami asimilasi dan akulturasi dengan dareah lain di suatu Negara akan terus tumbuh dan berkembang menjadi kebiasaan-kebiasaan dari Negara tersebut. Contohnya Pancasila sebagai dasar negara, Bahasa Indonesia dan Lagu Kebangsaan yang dicetuskan dalam Sumpah Pemuda 12 Oktober 1928 yang diikuti oleh seluruh pemuda berbagai daerah di Indonesia yang membulatkan tekad untuk menyatukan Indonesia dengan menyamakan pola pikir bahwa Indonesia memang berbeda budaya tiap daerahnya tetapi tetap dalam satu kesatuan Indonesia Raya dalam semboyan “bhineka tunggal ika”.

     Sebagai warga negara Indonesia, kita patut berbangga bahwa ada banyak warisan budaya Indonesia yang terkenal di dunia. Apa saja budaya tersebut ? berikut ulasannya :

  • Wayang
  • Keris Indonesia
  • Batik Indonesia
  • Angklung
  • Tari Saman Gayo dari Nanggroe Aceh Darussalam
  • Noken dari Papua
  • Tenun Ikat Sumba
  • Rencong dari Nanggroe Aceh Darussalam
  • Tari Tor tor dari Sumatera Utara
  • Gordang Sembilang dari Sumatera Utara
  • Rumah Adat Karo dari Sumatera Utara
  • Sistem Matrilineal dari Sumatera Barat
  • Rumah Gadang dari Sumatera Barat
  • Aksara Ka Ga Nga dari Bengkulu
  • Dulmuluk dari Sumatera Selatan
  • Songket Palembang dari Sumatera Selatan
  • Mak Yong dari Kepulauan Riau
  • Krinok dari Jambi
  • Dambus dari Bangka Belitung
  • Tenun Siak dari Riau
  • Gazal dari Kepulauan Riau
  • Gurindam Dua Belas dari Kepulauan Riau
  • Tabot dari Bengkulu dan Tabuik dari Sumatera Barat
  • Muang Jong atau Buang Jong dari Bangka Belitung
  • Kain Tapis dari Lampung
  • Ondel Ondel dari DKI Jakarta
  • Topeng dan Lenong dari DKI Jakarta
  • Pantun Betawi dari DKI Jakarta
  • Ronggeng Gunung dari Jawa Barat
  • Sisingaan dari Jawa Barat
  • Kujang dari Jawa Barat dan Banten
  • Debus dari Banten
  • Calung dari Jawa Barat
  • Gerabah Kasongan dari Yogyakarta
  • Reog dari Ponorogo, Jawa Timur
  • Karapan Sapi dari Madura, Jawa Timur
  • Sapi Sonok dari Madura, Jawa Timur
  • Tari Gandrung dari Banyuwangi, Jawa Timur
  • Tari Kentrung dari Jawa Timur
  • Makepung dari Bali
  • Kain Bidai dari Kalimantan
  • Songket Sambas dari Kalimantan Barat
  • Rumah Panjang Dayak  (Lamin, Betang, dan  Radaakng, Uma Dadoq) dari Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah
  • Karungut dari Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan
  • Sasirangan dari Kalimantan Selatan
  • Ulap Doyo dari Kalimantan Timur
  • Belian Bawo dari Kalimantan Timur
  • Hudoq dari Kalimantan Timur
  • Tari Maengket dari Sulawesi Utara
  • Mane’e dari Sulawesi Utara
  • Kolintang dari Sulawesi Utara
  • Saiyyang Patu’duq dari Sulawesi Barat
  • Tari Raigo dari Sulawesi Tengah
  • Kalosara dari Sulawesi Tenggara
  • Kabhanti dari Sulawesi Tenggara
  • Lariangi dari Sulawesi Tenggara
  • Kagati dari Sulawesi Tenggara
  • Phinisi dari Sulawesi Selatan
  • Pa’gellu dari Sulawesi Selatan
  • Sinliriq dari Sulawesi Selatan
  • Pakkarena dari Sulawesi Selatan
  • Molapi Sorande dari Gorontalo
  • Gendang Beleq dari Nusa Tenggara Barat
  • Wayang Kulit Sasak dari Nusa Tenggara Barat
  • Sasandu dari nsua Tenggara Timur
  • Caci dari Nusa Tenggara Timur
  • Rumah Bale’ dari Nusa Tenggara Timur
  • Tari Seka’ dari Maluku
  • Tari Maku-maku dari Maluku
  • Bambu Gila dari Maluku Utara
  • Soya-soya dari Maluku Utara
  • Tari Yosim Pancar dari Papua
  • Ukiran Asmad dari Papua
  • Barappen dari Papua dan Papua Barat
  • Tifa dari Papua, Papua Barat, NTT, dan Maluku
  • Randang dari Sumatera Barat

     Masih banyak lagi budaya yang ada di indonesia, namun di era globalisasi ini kita sebagai generasi muda harus mempertahankan, membiasakan dan menjalankan budaya yang sudah ada di daerah kita sendiri agar suatu saat nanti anak cucu kita tidak buta akan budaya.

“Negara yang hebat adalah negara yang tidak melupakan budayanya”

“ Cintai budayamu layaknya engkau mencintai ibumu “

Categories: Uncategorized | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

Orang-orang yang berhenti belajar akan menjadi pemilik masa lalu. Orang-orang yang masih terus belajar, akan menjadi pemilik masa depan

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

%d blogger menyukai ini: